RSS

Anak perempuan (bintun)

18 Feb

Dalam bahasa arab بنت artinya anak perempuan, yang di maksud بنت disini adalah anak kandungnya orang yang sudah meninggal (mayat)

bintun (anak perempuan) adalah salah satu orang yang berhak mendapat warisan karena mempunyai hubungan darah ( النسب  ) dengan mayit.<b>bintun</b> merupakan ahli waris yang paling kuat, dan tidak ada seorangpun yang dapat menghalangi (menghijab) ibnun untuk mendapatkan warisan, kecuali adanya hijab syakhos ( حجاب شخص ) yaitu membunuh orang yang akan mewarisinya (ibu/ayah). Bahkan Ia juga bisa menghalangi (menghijab) ahli warits yang lain untuk mendapatkan warisan, kecuali:

  1. (Anak laki-laki)
  2. Abun (Ayah)
  3. Ummun (ibu)
  4. jaddun (Kakek)
  5. jiddatun (Nenek)
  6. Zaujun/zaujatun (suami/istri)

 

mereka yang enam orang ini hanya terhijab nuqshan ( حجاب نقصان ) oleh ibnun, yaitu bagian warisan mereka menjadi kurang, sedangkan ahli waris yang lainnya terhijab hirman ( حجاب حرمان ) oleh bintun (sama sekali tidak mendapat warisan).
Bintun mendapat bagian:

  1. Nishfu (1/2) syaratnya: harus sendiri (tidak boleh lebih dari satu)
  2. Tsulutsain (2/3) syaratnya harus lebih dari satu (tidak boleh sendiri)
  3. ‘Ashobah bil goer syaratnya apabila bersamaan dengan ibnun (anak laki-laki)
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 18, 2013 in Dzawil Furudh

 

Tag:

One response to “Anak perempuan (bintun)

  1. Wajhatunhasanah Bew

    Februari 21, 2013 at 5:45 am

    mudah”an dgn di jelaskan nya ilmu fari’id ini bisa bermanfaat buat kita…terutama para ahli waris agar tidak berebutan warisan

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: